AuthorLillian Pearson

Jean-Pierre Papin Ungkap Kylian Mbappe dan Neymar Egois

Legenda sepakbola Prancis yang bernama Jean-Pierre Papin mengungkapkan jika dirinya merasa Kylian Mbappe dan Neymar merupakan pemain yang egois. Ungkapan tersebut dikeluarkan oleh Papin setelah PSG kalah pada saat laga yang berhadapan dengan Liverpool pada matchday 1 grup C Liga Champions. Bertandang di Anfield, skuad yang diasuh oleh Thomas Tuchel tersebut kalah dengan skor 3-2.
Dan untuk Neymar, Mbappe dan Edinson Cavani sendiri juga pada saat itu terlihat tidak dapat banyak berkutik. Mereka terlihat sangat sulit untuk berikan ancaman ke gawang Liverpool, terkecuali Mbappe yang berhasil memmbobol satu gol.
Papin yang juga mengungkapkan apa alasan dari PSG mendapatkan kekalahan pada pertandingan tersebut. Dirinya mengungkapkan jika para pemain depan PSG memperlihatkan sikap egois lantaran tidak ikut berikan bantuan pada waktu skuadnya sedang bertahan.
“Bersama PSG, mereka bukanlah seorang pahlawan, mereka hanya bersikap egois,”.“dan dalam titik tertentu, semuanya status Anda, Anda harus memperkuat skuad,” papar Jean-Pierre Papin.
Mantan penyerang AC Milan ini juga terlihat bandingkan PSG dengan skuad Liverpool. Dirinya mengungkapkan jika para bintang dari skuad The Reds semuanya memberikan bantuan dalam pertahanan. Dan bila terdapat penampilan yang tidak sesuai dengan harapan, mereka juga harus rela untuk mencadangkannya.
“terdapat perbedaan dari pemain yang kita tonton dalam luar negeri dan yang kita punya di Prancis. Di Prancis, kita akan diberikan kesan jika mereka tak akan dapat diatur,” paparnya.
“kenapa skuad Liverpool tempatkan para gelandangnya itu pada antrean dan tak begitu disini? Pada saat Neymar turun dengan Barcelona, dirinya memang ingin bertahan dari waktu ke waktu… ” tuntas Jean-Pierre Papin.

Andreas Pereira Bahagia Tapil Di Liga Champions

Pemain muda dari klub sepakbola Manchester United, Andreas Pereira mengatakan jika dirinya merasa bahagia dapat tampil dalam Liga Champions. Dirinya ingin jadikan ajang bergengsi Eropa itu menjadi tempat dirinya menimba ilmu.
Pereira ikut andil pada waktu klub sepakbola Manchester United melawan Young Boys. Dirinya yang masuk dalam menit ke-75 untuk gantikan Paul Pogba. Dalam laga tersebut MU juga berhasil mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 3-0. Dua dari tiga gol yang berhasil dibobol oleh Pogba, sebelum dirinya digantikan oleh Pereira, dan satu gol lagi dibobol oleh Anthony Martial.
Menjalani permainan dalam ajang besar Eropa itu dengan skuad The Red Devils memang pasti sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk Andreas Pereira. Dirinya mengatakan sudah belajar banyak pada pertadningan tersebut.
“memang benar-benar luar biasa bagi saya. Saya sudah belajar banyak. Saya Cuma ingin pastikan jika saya dapat mempersembahkan yang paling baik untuk skuad dan mengantarkan kami mendapatkan juara,” papar Pereira.
“Harapan dari saya yakni saya dapat turun ke lapangan lebih banyak lagi dalam tiap laganya,” sambungnya.
Skuad yang diasuh oleh Jose Mourinho itu juga ikut bersama dalam grup H bersama dengan eks skuad Pereira, Valencia. Meskipun pernah bermain disana, tetapi Pereira tetap mempunyai tekad mendapatkan keberhasilan dari Los Che.
“Ya, skuad itu memang skuad lama saya, saya ada disana pada musim lalu,”.
“Harapan kami sekarang ini yakni kami dapat memperoleh kemenangan pada saat menjalani laga yang berhadapan dengan mereka lantaran hal tersebut memang bagus untuk peluang kami dalam Liga Champions. Saya masih kontrak dengan teman saya disana,” tuntas Andreas Pereira.

Cristiano Ronaldo Akan Absen Tiga Laga

Kartu merah yang diterima oleh pemain top dunia Cristiano Ronaldo pada pertandingan dari klub sepakbola Juventus berhadapan dengan Valencia buat sang kakak, Katie Aveiro, merasa geram. Dirinya mengungkapkan jika terdapat sosok yang ingin hancurkan adiknya tersebut.
Kejadian tersebut juga bermula pada Juventus dengan menjalankan serangan dalam area pertahanan Valencia. Pada sisi tengah, Ronaldo masuk ke dalam kedalam kotak penalti dan memang sempat terjadi persenggolan dengan bek lawan, Jeison Murillo.
Ronaldo memang terlihat sedikit merasa geram dan dirinya memang sempat memegang kepala pemain yang bernama Murillo. Tetapi tak dikira sang wasit memberikan kartu merah setelah mereka melakukan konsultasi kepada hakim garis.
Dirinya memang keluar dari mulut publik setelah melihat kejadian tersebut. Katie Aveiro yang juga merupakan kakak dari Cristiano Ronaldo memberikan komentar keras dan mengungkapkan jika terdapat pihak yang ingin menghancurkan adik kesayanganya.
“hal ini memang sangat memalukan dalam dunia sepakbola. Keadilan memang harus ditegakkan,” papar Katie.
“Mereka ingin hancurkan adik saya, namun Tuhan tak pernah tidur,” Sambungnya.
Katie memang terlihat sangat yakin jika terdapat pihak yang akan hancurkan karier Ronaldo. Namun dirinya juga yakin mereka tak akan pernah sukses menjalankan hal buruk kepada adiknya.
“akan terdapat pembalasan yang mahal untuk tangisan ini,” sambungnya.
“Mereka memang terlihat mempunyai niat untuk jatuhkan anda, namun mereka tak akan memperoleh kesuksesannya,” sambungnya.
Sampai dengan sekarang ini, hukuman larangan turun ke lapangan untuk Cristiano Ronaldo masih belum dikeluarkan. Tetapi terdapat berita yang mengungkapkan jika pemain yang berasal dari Portugal tersebut dapat absen Sampai dengan tiga laga.

Cristiano Ronaldo Tidak Seharusnya Dapat Kertu Merah

Kontroversi sekarang ini terjadi dalam Liga Champions, dimana Cristiano Ronaldo yang mendapatkan kartu merah dalam lapangan. Hal itu juga sukses mendapatkan perhatian public dan reaksi dari gelandang Juventus, Emre Can.
Insiden itu terjadi pada waktu Bianconeri bertandang ke markas Valencia untuk menjalani pertandingan perdana dalam Liga Champions. Sejak menit ke-29, skuad tersebut juga mau tidak mau harus bermain 10 orang.
Cristiano Ronaldo, baru berhasil membobol dua gol dalam laga Serie A, dan mengejutkannya dirinya menerima kartu merah. Dirinya yang hanya sedikit menarik rambut bek Valencia, Jeison Murillo setelah bersenggolan.
Sesudah laga tersebut selesai, Emre Can melihat cuplikan insiden kartu merah yang diterima oleh rekan satu timnya itu. Sontak membuat mantan penggawa Liverpool itu memperlihatkan reaksi keras. “Apakah hal tersebut harus mendapatkan kartu merah?” papar Emre Can.
“Saya baru mengetahui hal tersebut lantaran dirinya yang hanya menarik rambut Murillo. Kami bukanlah seorang perempuan, mari bermain sepakbola,” sambungnya.
Kecaman dari Emre Can memang cukup jelas, Ronaldo memang tak berhak mendapatkan kartu merah. Bila iya, pria yang berasal dari Jerman itu sangat yakin jika semua pelanggaran harus mendapatkan hukuman yang sama.
“Jika anda Tarik keluar kartu merah hanya karena hal tersebut, maka anda akan melakukan pada semua pelanggaran yang dilakukan,” sambungnya.
“100 persen memang tidak harus dikartu merahkan!” tuntasnya. Sampai dengan sekarang ini, hukuman larangan untuk Cristiano Ronaldo masih belum mendapatkan keputusan. Tetapi sesuai dengan isu pemain yang berasal dari Portugal tersebut dapat absen sampai dengan tiga laga.

Massimiliano Allegri: Joao Cancelo Akan Jadi Bek Terbaik

Klub sepakbola Juventus harus bersyukur lantaran dirinya dapat memperoleh pemain Joao Cancelo dimusim ini. Sang pelatih mereka Massimiliano Allegri yakin jika sang bek sekarang ini memang mempunyai potensi untuk pemain jadi yang terbaik di dunia.

Cancelo sekarang ini sudah memperlihatkan kualitasnya pada tiap laga dengan Juventus. Meskipun tak berhasil membobol gol, tetapi dirinya jadi pusat perhatian pada saat Bianconeri berhasil mendapatkan kemenangan atas Sassuolo.

Konsistensi yang dirinya punya juga teruji dengan performa yang dirinya perlihatkan pada waktu menjalani laga tandang kemarkas Valencia pada pertandingan dalam Liga Champions. Dalam partai itu, Bianconeri berhasil mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 2-0.

Allegri memang terlihat tak begitu bahagia dengan performa yang diberikan oleh Cancelo. Dirinya mengira bintang yang berasal Portugal itu masih memiliki sederet ruang untuk selalu berkembang. “Saya tak mengetahui bagaimana dia ditahun yang lalu,” papar Massimiliano Allegri.

“Saya mengetahui jika tahun ini dirinya memang sedikit mengalami perkembangan, namun dirinya harus terus berkembang lantaran memiliki kualitas yang luar biasa,” sambungnya.

Mantan nahkoda AC Milan terlihat cukup percaya jika Cancelo memang dapat jadi salah satu pemain yang hebat pada masa yang akan datang. Bila pria yang berusia 24 tahun itu terus memperbaiki diri.
“Ia memang masih harus berkembang, lantaran memang masih kekurangan hal kecil untuk jadi yang paling baik di dunia,” tuntas Massimiliano Allegri.

Sampai sekarang ini Cancelo sudah berhasil catatkan total empat laga di Serie A ataupun Liga Champions. Dirinya Cuma absen pada waktu Bianconeri berhadapan dengan Parma di Serie A sebelum jeda internasional.

Juventus Menang Walau Tanpa Cristiano Ronaldo

Juventus sekarang ini berhasil mendapatkan kemenangan kontra Valencia pada laga grup H Liga Champions. Namun yang sangat disayangkan itu, hasil positif yang berhasil mereka dapatkan itu harus tercoreng lantaran kartu merah.
Bianconeri turun kelapangan dengan jumlah 10 orang sesudah Cristiano Ronaldo yang mendapatkan kartu merah pada menit ke-29. Namun nasib baiknya, dengan hilangnya pemain anyar mereka ini tak membuat pasukan Massimiliano Allegri itu mengalami kekalahan.
Mereka pada akhirnya juga sukses menjadi pemenang dengan dua gol penalty yang diciptakan oleh Miralem Pjanic, masing-masing pada menit ke-45 dan 51. Dan berkat kedua gol tersebut sekarang ini skuad Juventus menduduki posisi dua grup H yang tertinggal selisih satu gol dari Manchester United.
Dan dibawah ini merupakan catatan menarik yang didapatkan pada laga kali ini.
1. Juve sudah menerima 26 kartu merah dalam Liga Champions, dengan lebih banyak tujuh dari skuad yang lain pada kompetisi ini.
2. Juventus juga sudah mendapatkan kartu merah pada tiga laga beruntun di Liga Champions (total tiga kartu merah) dan ini merupakan kedua kalinya dalam sejarah klub. Pernah terjadi pada Oktober 2000 sampai dengan September 2001 (total lima kartu merah).
3. Mereka yang juga sukses mendapatkan kemenangan pada laga pembuka Liga Champions yang pertama kalinya sejak musim 2015/2016 (2-1 v Manchester City), seri satu kali dan kalah satu pada dua laga yang sebelum ini.
4. susul sembilan keberhasilan kandang dalam Liga Champions, Valencia seakrang ini sudah kalah pada empat dari lima laga terakhir yang mereka jalani ini, dengan catatan kemasukan total 10 gol.

Belum Mulai Liga Champions, AS Roma Sudah Suram

AS Roma yang tengah berada pada masa suram setelah mereka mengalami kekalahan pada empat kompetisi terakhir yang mereka jalani. Sekarang merupakan saatnya bagi Roma untuk kembali mendongkrak antusiame yang sempat memudar sebelumnya.
Roma yang tak berhasil menang pada empat kompetisi teranyarnya yang mereka jalani. Giallorossi yang bertanding dengan hasil imbang Atalanta dan Chievo, dan mengalami kekalahan ketika kontra AC Milan dan juga tim Benevento.
Baru saja satu kali kemenangan yang berhasil diraih oleh pemain-pemain dari ibukota Italia ini dari sebanyak lima kompetisi yang mereka jalani sejauh ini. Dan sekarang ini tim didikan dari pelatih Eusebio Di Francesco tersebut tengah ditunggu oleh tim Real Madrid di kompetisi yang akan dilangsungkan di Santiago Bernabeu, pada hari Kamis (20/9/2018) dinihari WIB pada pertandingan matchday 1 Liga Champions.
Dengan perolehan sejumlah hasil buruk pada akhir-akhir ini diyakini menyebabkan atmosfer di ruang lingkup Roma, terutama dari para fans, mengalami kehilangan antusiasme serta energi yang sebelumnya mereka miliki. Di Francesco beranggapan jika terlalu cepat para pemain dan juga fans untuk bersikap lesu, sedangkan mereka masih memiliki peluang bagus untuk kembali bangkit yang sudah terpampang di depan mata.
“Kami bahkan masih belum mengawali pertandingan ajang Liga Champions, maka saya rasa sedikit terlalu cepat untuk mengatakan jika antusiasme merosot,” kata Di Francesco di situs resmi klub,
“Biar apapun yang telah terjadi, semua bergantung lagi terhadap kami sendiri kembali menghidupkan antusiasme dengan memperlihatkan penampilan oke dan bermain dengan penuh keyakinan dan juga determinasi yang kami miliki sebelumnya.”
“Saya sangat berkeinginan untuk menyaksikan tim yang tangguh, agresif, serta yang memiliki niat untuk mengalahkan para rival,” tambahnya.

Wilfried Zaha Layak Di Barcelona Atau Real Madrid

Pemain dari klub sepakbola Crystal Palace, Wilfried Zaha sekarang ini diungkapkan dirinya memang lebih baik untuk berada di empat klub teratas Premier League ataupun dua raksasa La Liga, Barcelona dan juga Real Madrid. Pernyataan ini diungkapkan oleh legenda dari klub Palace, Clinton Morrison.
Sesudah dirinya yang berhasil memperlihatkan penampilan luar biasa pada saat dirinya memperkuat Palace, Zaha kemudian dibeli oleh Manchester United di 2013 yang lalu. Tetapi pemain internasional Pantai Gading tersebut tak berjalan lancar selama berada di Old Trafford.
Morrison mengungkapkan jika Zaha merupakan seorang pemain papan atas dan dirinya memang sudah layak untuk perkuat klub papan atas, walaupun sekarang ini dia menderita sedikit kesulitan lantaran posisinya yang sedikit digeser.
“Mereka memang mempunyai banyak pemain yang luar biasa dan Wilfried Zaha merupakan seorang pemain yang paling mempunyai keahlian,” papar Morrison.
“dirinya sangat ingin bisa menjadi superstar! Saya telah mendiskusikan dengan dia dan dia mengatakan jika musim ini berbeda lantaran dia akan coba untuk sesuaikan cara bermainnya. Dia bermain didepan Benteke, bukan bermain di sebelah kiri dan Anda memang dapat melihat dirinya frustrasi,” sambungnya.
Walaupun Wilfried Zaha sekarang ini telah meneken kontrak baru untuk jangka panjang, namun Morrison tetap percaya jika pemain yang berusia 25 tahun tersebut tidak akan selalu bertahan dalam skuad Palace.
“dirinya merupakan seorang pemain kelas atas, saya yakin dirinya akan dapat bermain untuk salah satu dari empat skuad yang paling atas di Inggris ataupun klub Barcelona atau Real Madrid. Dirinya memang merupakan seorang bintang dan pada saar dia menggiring bola di kakinya dia membuat semuanya terjadi,” tuntas Morrison.

Saul Niguez Transfer ke Barcelona?

Upaya yang dijalankan oleh klub sepakbola Manchester United agar mereka dapat memperoleh jasa dari Saul Niguez dapat dikatakan akan berantakan. lantaran, bila memang mereka mempunyai niat, Barcelona memiliki klausul untuk memboyong Saul dari Atletico Madrid.
Saul juga berhasil memperlihatkan penampilan luar biasa sejak dirinya dipromosikan ke skuad utama Atletico tiga musim silam. Walaupun pada lini tengah Atletico duduk pemain papan atas, tetapi Saul tetap berhasil memperoleh posisi paten dalam sektor gelandang.
Salah satu keahlian yang dimiliki oleh pemain yang berusia 23 tahun itu yakni keahlian dirinya yang bisa diturunkan dalam banyak posisi. Saul dapat bermain hampir semua posisi dalam lini tengah. Dan Saul Niguez juga dapat ditempatkan pada posisi winger.
Tidak heran bila Manchester United mempunyai keinginan untuk memboyong Saul Niguez. Namun pemain yang pernah bermain untuk Rayo Vallecano memang bukan seorang pemain yang akan mudah dibeli ke United bila Barca ingin membeli dirinya. Barca memiliki otoritas yang lebih untuk transfer dari Saul Niguez.
Barca juga akan jadi pilihan utama yang akan diperkuat oleh Saul Niguez bila dirinya mempunyai niat untuk hengkang dari Atletico Madrid. Kesepakatan itu merupakan bagian dari transfer David Villa ke Atletico Madrid dimusim 2013 yang lalu.
Namun kemampuan Barca tak akan mengikat pada kesepakatan itu. Lantaran tak terdapat ikatan resmi hitam diatas putih. Barca dan Atletico hanya memiliki sepakat yang dilakukan dengan verbal mengenai transfer dari Saul Niguez.

Barcelona Tengah Mengincar Frenkie De Jong

Barcelona yang mendapatkan kabar baik di pengincaran wonderkid Ajax Amsterdam, Frenkie De Jong. Sang pesepakola mengatakan jika dirinya dapat bermain bersama dengan Lionel Messi pada masa mendatang.
Pemain gelandang berusia 21 tahun tersebut memang sedang terkenal di Belanda pada tiga tahun terakhir. Dirinya dinyatakan mempunyai visi permainan dan strategi yang tinggi oleh sebab itu di usianya yang masih muda dirinya telah menjadi pemain starter reguler di Ajax Amsterdam.
Kemampuan besar yang dimiliki De Jong rumornya berhasil membuat Barcelona meminatinya. Tim yang berasal dari Catalunya tersebut diberitakan sejumlah kali memberikan penawaran kepada sang pemuda pada musim panas ini, disebabkan penawaran mereka ditolak oleh klub Ajax.
De Jong sendiri mengatakan jika dirinya sangat berkeinginan untuk bertanding bersama dengan Messi di masa depan. “Pada saat anda menjadi pemain dan bermain di kubu yang lebih besar, maka anda bakal ikut bermain bersama para pemain kelas dunia,” papar De Jong.
De Jong mengatakan jika dirinya telah ngefans kepada Messi semenjak dirinya masih kecil sehingga dirinya sangat berkeinginan untuk bermain bersama dengan pemain terbaik dunia itu.
“Sejujurnya saya berkeinginan untuk bermain bersama dengan pemain Messi suatu hari nanti.” “Pada saat saya masih kecil, saya bersama dengan keluarga saya berlibur ke Spanyol dan kakek saya membelikan seragam Messi dengan nomor punggung 30, yang merupakan nomor punggung yang dirinya pakai dulu. Kakek saya tahu jika saya amat suka dengan Messi dan saya terus memakai seragam tersebut sepanjag waktu.”
De Jong yang sendiri secara terbuka mengungkapkan jika dirinya sangat ingin bermain bersama Messi suatu hari nanti.
De Jong mengatakan jika dirinya mungkin tak memiliki banyak waktu untuk dapat bermain bersama dengan Messi, sehingga dirinya memberikan kode jika dirinya telah sangat berkeinginan untuk hengkang ke Barcelona.
“Tahun ini Messi telah berusia 31 tahun, maka saya tak memiliki banyak waktu untuk bermain bersamanya dalam satu kompetisi. Maka, saya mesti secepatnya bergegas.” Papas sang pemuda.
Ajax sendiri diberitakan telah mulai membuka pintu dari melakukan negosiasi bersama Barcelona. Mereka diberitakan memasang harga sebesar 75 juta Euro untuk sang pemain itu.

© 2019 Berita Hawaii

Theme by Anders NorénUp ↑